BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Tumbuhnya
tarekat dalam Islam sesungguhnya bersamaan dengan kelahiran agama Islam itu
sendiri, yaitu sejak Nabi Muhammad Saw diutus menjadi Rasul. Fakta sejarah
menunjukkan bahwa pribadi Nabi Muhammad Saw. sebelum diangkat menjadi Rasul
telah berulang kali melakukan tahannust dan khalwat di Gua Hira' di samping
untuk mengasingkan diri dari masyarakat Makkah yang sedang mabuk mengikuti hawa
nafsu keduniaan. Tahannust dan khalwat Nabi adalah untuk mencari ketenangan
jiwa dan kebersihan hati dalam menempuh problematika dunia yang kompleks
tersebut.
Proses
khalwat Nabi yang kemudian disebut tarekat tersebut sekaligus diajarkannya
kepada Sayyidina Ali ra. sebagai cucunya. Dan dari situlah kemudian Ali
mengajarkan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya sampai kepada Syaikh Abdul
Qadir al-Jilani, sehingga tarekatnya dinamai Qadiriyah. Sebagaimana dalam
silsilah tarekat Qadiriyah yang merujuk pada Sayyidina Ali ra. dan Syaikh Abdul
Qadir al-Jilani dan seterusnya adalah dari Nabi Muhammad Saw., dari Malaikat
Jibril dan dari Allah SWT. Tarekat Qadiriyah didirikan oleh Syaikh Abdul Qadir
al Jilani (wafat 561 H/1166M) yang bernama lengkap Muhy al-Din Abu Muhammad
Abdul Qadir ibn Abi Shalih Zango Dost al-Jilani. Lahir di Jilan tahun 470 H/1077
M dan wafat di Baghdad pada 561 H/1166 M.
Dalam
usia 8 tahun ia sudah meninggalkan Jilan menuju Baghdad pada tahun 488 H/1095
M. Karena tidak diterima belajar di Madrasah Nizhamiyah Baghdad, yang waktu itu
dipimpin Ahmad al-Ghazali, yang menggantikan saudaranya Abu Hamid al-Ghazali.
Tapi, al-Ghazali tetap belajar sampai mendapat ijazah dari gurunya yang bernama
Syaikh Abu Yusuf al-Hamadani (440-535 H/1048-1140 M) di kota yang sama itu
sampai mendapatkan ijazah.
B.
Rumusan Masalah
Bertitik tolak dari latar belakang masalah di atas supaya tidak
terjadi kesimpangsiuran, maka perumusan masalah yang terdapat dalam makalah ini
adalah:
1.
Bagaimana Asal Mula Tarekat Qadiriyah?
2.
Bagaimana Sejarah Tarekat Qadiriyah?
3.
Bagaimana Perkembangan Tarekat di Indonesia?
C.
Tujuan Pembahasan
Berdasarkan masalah di atas maka tujuan dan manfa’at dalam makalah
ini adalah:
1.
Untuk mengetahui Asal Mula Tarekat Qadiriyah
2.
Untuk mengetahui Sejarah Tarekat Qadiriyah
3.
Untuk mengetahui Perkembangan Tarekat di Indonesia
